Rangkuman Materi Pendidikan Agama Buddha Kelas 3 SD Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta

Rangkuman Materi Pendidikan Agama Buddha Kelas 3 SD Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta.
Rangkuman Materi Pendidikan Agama Buddha Kelas 3 SD Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta
Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta

A. Masa Kanak-kanak Pangeran Siddharta

Pangeran Siddharta adalah putra raja yang kaya, hidupnya tidak pernah kekurangan, namun ia tidak sombong. Meskipun ibundanya telah wafat, ia tidak kekurangan kasih sayang. Ayahnya yang bernama Raja Suddhodana dan ibu asuhnya Dewi Pajapati sangat perhatian dan kasih  sayang pada Pangeran Siddhatta. Istana yang mewah, perhatian dan kasih sayang diberikan dengan tujuan untuk kebahagiaan dan kebaikan Pangeran. 

Pangeran Siddharta juga sangat cerdas karena ia  rajin belajar.  Sejak umur 6 tahun ia mempelajari semua ilmu yang diajarkan gurunya yang bernama Visvamitta. Ia belajar menunggang kuda, memanah, bermain pedang, dan lain-lain. Ia selalu belajar dengan rasa gembira sehingga ia mudah menguasai ilmu yang diajarkan gurunya.

Masa kanak-kanak Pangeran Siddhatta adalah masa yang paling indah karena dapat bermain, bercanda dengan teman-teman dan orang tuanya. Perhatian, kasih sayang dan didikan yang baik dari orang tuanya menyebabkan Pangeran Siddharta tumbuh menjadi anak yang baik, sopan, berbakti dan memiliki kasih sayang terhadap semua makhluk. Bagaimana dengan masa kanak-kanakmu?

B. Kasih Sayang Pangeran Siddharta

Pangeran Siddharta tumbuh sebagai anak yang memiliki cinta kasih dan kasih sayang  terhadap sesama makhluk hidup. Pangeran Siddharta tidak hanya menyayangi keluarga dan orang-orang di sekitarnya tetapi juga menyayangi binatang. Beliau sangat senang merawat, menyayangi dan memberi makan binatang.  Pangeran selalu menasehati mereka yang menyakiti makhluk lemah dan melepaskan semua binatang.  Ketika Pangeran   Siddharta    melihat seorang   anak   laki - laki   memukul  seekor  ular dengan tongkat, beliau kemudian menghentikan anak tersebut dan menasehati agar tidak memukul ular itu dan tidak menyakiti binatang lain. Kasih sayangnya begitu besar terhadap semua makhluk. Apakah kalian menyayangi orang-orang di sekitarmu? 

C. Pertolongan Pangeran Siddharta terhadap Burung Belibis

Simaklah cerita tentang pertolongan Pangeran Siddharta terhadap burung belibis berikut ini: Suatu hari Pangeran Siddharta bersama sepupunya yang bernama Devadatta sedang berjalan-jalan di taman. Devadatta pada waktu itu membawa busur dan panah. Ketika melihat serombongan  belibis  hutan terbang   di  atas mereka,   Devadatta   segera membidikkan   panahnya   dan  berhasil menembak jatuh seekor burung belibis. Mereka berlari  ke tempat belibis itu jatuh.  

Pangeran  berhasil menyelamatkan  belibis  terluka itu. Ia mencabut panah yang menancap pada sayap belibis  itu  kemudian mengobati lukanya dengan daun obat. Devadatta ingin mengambil belibis itu  tetapi pangeran   tidak memberikannya  dan  mengatakan:  “Tidak, belibis ini tidak akan aku serahkan kepadamu. Kalau ia mati maka ia benar adalah milikmu. Tetapi sekarang ia tidak mati dan ternyata masih hidup, karena aku menolongnya maka ia adalah milikku.” Devadatta tetap menuntutnya tetapi pangeran tetap pada pendiriannya dan tidak akan menyerahkan burung belibis tersebut. 

Atas usul Pangeran mereka berdua pergi ke Dewan Para Bijaksana dan mohon agar Dewan memberikan putusan yang adil dalam persoalan tersebut. Setelah mendengarkan keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dari kedua belah pihak, Dewan lalu memberikan keputusan sebagai berikut : “Hidup ini adalah milik dari orang yang mencoba menyelamatkannya. 

Hidup ini tidak mungkin menjadi milik dari orang yang mencoba menghancurkannya. Karena itu menurut norma-norma keadilan yang berlaku maka secara sah belibis harus menjadi milik dari orang yang ingin menyelamatkan jiwanya yaitu Pangeran Siddhatta.” Burung  belibis menjadi milik Pangeran Siddhatta dan karena kasih sayangnya ia melepaskan kembali burung belibis ke alam bebas agar dapat menikmati kehidupan.

Baca juga:
Soal Ulangan Harian Pendidikan Agama Buddha Kelas 3 SD Materi Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta

D. Meneladani Kasih Sayang Pangeran Siddhatta

Pangeran Siddharta memiliki sifat-sifat yang luhur. Ia memiliki sifat penuh kasih sayang. Kasih sayang dikembangkan kepada semua makhluk yang dilakukan dengan cara: tidak menyakiti, tidak bertengkar, merawat dan memelihara binatang dengan bijaksana, melepaskan binatang ke alam bebas, membantu yang membutuhkan dan sebagainya.  Kita harus meneladani dan mencontoh sifat-sifat luhur itu. 

0 Response to "Rangkuman Materi Pendidikan Agama Buddha Kelas 3 SD Masa Kanak-Kanak Pangeran Siddharta"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel